Pages

Sep 30, 2010

Wall Street: Money Never Sleeps (2010), karena sekarang keserakahan itu legal


"It's all about bussiness"

SINOPSIS dan RESENSI FILM

Wall Street: Money Never Sleeps the story as the global economy teeters on the brink of disaster, a young Wall Street trader partners with disgraced former Wall Street corporate raider Gordon Gekko on a two-tiered mission: To alert the financial community to the coming doom, and to find out who was responsible for the death of the young trader's mentor. 


Wall Street: Money Never Sleeps (2010) Trailer
video

Tanpa terasa, 14 tahun sudah lewat dan tiba saatnya buat Gordon Gekko (Michael Douglas) untuk kembali menghirup udara segar di luar penjara. Empat tahun di dalam penjara memang telah mengambil segalanya dari Gordon. Mulai harta hingga keluarga, semuanya seolah meninggalkan Gordon. Bahkan rekan-rekan kerja Gordon dulu pun tak lagi menaruh respect pada mantan pialang saham ini.
Gordon tahu ia tak akan bisa mendapatkan segalanya seperti dulu lagi namun ada satu hal yang tak ingin ia tinggalkan. Gordon ingin memperbaiki hubungannya dengan Winnie (Carey Mulligan), putrinya. Sayangnya Winnie masih tak bisa memaafkan Gordon yang ia anggap bertanggung jawab atas kematian Rudy, saudaranya.

Di saat yang bersamaan, Jacob Moore (Shia LaBeouf) adalah seorang pendatang baru di bursa saham dan ia bermaksud mencari tahu siapa yang berada di balik kematian gurunya yang selama ini telah membawa Jacob masuk ke Wall Street. Pertemuan Jacob dengan Gordon akhirnya berbuah sebuah kesepakatan. Gordon akan membantu Jacob mencari tahu siapa yang bertanggung jawab atas kematian guru Jacob sementara Jacob yang telah cukup lama menjalin hubungan asmara dengan Winnie akan membantu Gordon memperbaiki hubungannya dengan putrinya ini.
WALL STREET: MONEY NEVER SLEEPS ini adalah sekuel dari film sukses berjudul WALL STREET yang beredar di tahun 1987 lalu. Rentang waktu yang cukup panjang (23 tahun) membuat film ini jadi terasa sebagai sebuah sekuel yang berbeda dari kebanyakan sekuel. Rentang waktu yang panjang juga membuat film ini jadi terasa tak dipaksakan. Bisa dibayangkan banyak yang telah terjadi dalam rentang waktu yang telah lewat itu dan ada banyak kemungkinan untuk mengembangkan karakter yang ada menjadi sosok yang 'segar' tanpa kehilangan akarnya, karena sekarang keserakahan itu legal.

Kalau dulu di bagian pertama, Gordon Gekko digambarkan sebagai sosok yang arogan dan serakah, kini pria tua ini jadi lebih soft dan bijak meski naluri pemburunya masih tetap melekat kuat. Allan Loeb, sang penulis naskah, memutuskan untuk memanfaatkan masa hukuman Gekko sebagai proses 'pendewasaan' dari karakter ini dan hasilnya memang terlihat sangat natural.
Michael Douglas termasuk aktor yang beruntung karena ia bisa mendapatkan kesempatan untuk kembali memerankan Gordon Gekko dalam penafsiran yang berbeda. Bukan pekerjaan mudah memang mengingat beban Michael Douglas kali ini sangat berat. Ia mendapat Oscar untuk perannya di tahun 1987 dan kali ini ia tak boleh gagal memerankan sosok Gordon Gekko yang telah melalui banyak proses kehidupan.

Untungnya, Michael Douglas tetap bisa memegang kepercayaan ini dengan baik. Seperti biasa Michael bermain cemerlang meski tentu saja itu tak lepas dari campur tangan penulis naskah dan Oliver Stone, sang sutradara. Walaupun bisa dibilang ini adalah filmnya Michael Douglas namun permainan Shia LaBeouf, Carey Mulligan, dan Josh Brolin sama sekali tak bisa dipandang sebelah mata. --disadur dari kapanlagi.com--

Starring: Shia LaBeouf, Michael Douglas, Carey Mulligan, & Josh Brolin
Director: Oliver Stone
Runtime: 133 minutes

Source: imdb.com movieweb.com kapanlagi.com



Playing at selected theaters:
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...